Banyak Komen Nyinyir di Sosmed? Yuk Kita #BudayakanReport

Lagi enak buka sosial media, isinya hujatan dan nyinyiran yang bikin geleng kepala? Daripada kita bales komen mendingan kita #BudayakanReport !!!!

(c) trahgroo.com
Bersosial media mungkin udah jadi kebutuhan sehari-hari diluar sandang, pangan dan papan. Gimana enggak? Masyarakat Indonesia bisa habisin waktu 2 - 6 jam tiap hari dalam sosial media (www.liputan6.com). Oleh karena itu lalu lalang di sosial media pasti udah jadi konsumsi masyarakat.

Tapi yang jadi masalah adalah, "apakah semua isi sosial media adalah hal yang berguna dan bermanfaat?"

As we know, semua orang punya hak berpendapat dan diatur di Undang-undang. Tapi apa semua pendapat bisa diterima atau dilontarkan gitu aja oleh semua pengguna sosmed / netizen?

Jawabannya tentu aja enggak. Banyak orang yang berkoar-koar di sosmed, nyinyirin hal yang jadi isu besar di sosmed, menggunakan hate speech, menebar kebencian, dan banyak lagi. Dan yang bikin mirisnya lagi adalah mereka itu kebanyakan aun-akun fake / palsu yang identitasnya ga diketahuin dan followersnya ga seberapa. Bisa dibilang, tujuan mereka main sosmed adalah gak lain gak bukan untuk menebar kebencian doang. Jahat bukan??

Postingan sebelumnya pernah gue buat bisa diliat disini (KITA SAAT INI HIDUP DI GENERASI NYINYIR NUSANTARA????)

Trus kita sebagai pengguna sosmed yang bijak baiknya gimana? Apa yang harus kita lakukan?

Jawabannya adalah, diemin aja. Iya biarin aja mereka mau nyinyir senyinyir apapun.

Kita tau di sosmed sekarang makin banyak engagement atau conversation baik di postingan atau komentar, makin jadi top post atau top komen yang pasti bakal muncul paling atas tiap kita akses. Hal itu yang jadi tujuan para buzzer hate speech dalam bersosmed.

Jadi gausah lah kita bales komen, nge-like, nge-mention atau screen capture dan buat di postingan lain yang secara ga langsung bakal nge-up kebencian mereka. Karena mereka pasti makin seneng karena ada banyak yang respon mereka.

Kita bisa report mereka kok, karena semua sosial media punya fitur Report yang bisa kita pake buat laporin penyalahgunaan di sosial media.

Contoh komen yang perlu di report:
Salah satu komen di post Instagram @jokowi
Salah satu komen di post IG @aniesbaswedan yang dicoba di report


Pilihan alasan kenapa harus kita report komen tersebut

Disini gue coba pilih Hate Speech or Symbols

Selesai deh Reportnya, gak sampe 1 menit kok

Itu barusan sampel cara report di sosmed yaitu Instagram, karena IG sekarang masih jadi favorit semua kalangan. Tapi tenang, twitter, facebook, youtube dan sosial media lainnya juga bisa report kok, jadi bisa kita hilangin semua konten kebencian di sosmed.

Bayangin kalo ada suatu post yang liat postingannya sampe 1000 views, dan semuanya nge-report komentar isi kebencian, pasti report kita di terima oleh sosmed tersebut dan user yang buat hate speech itu bakal di suspend dari sosmed tersebut. Cukup bantu kan?

Jadi daripada kita balesin satu persatu komen nyinyir, mending langsung report aja biar mereka keok.

Oke sekian dari gue, semoga membuka pikiran kalian buat terus menggunakan sosmed dengan bijak dan cerdas yaa..

Satu Quote dari Gue
Be wise on your social media, because in this place everyone can see u - Trah Nugroho 22 y.o.

0 Comments:

Post a Comment